aku tak tau harus memulai dari mana,
kutarik nafas dalam dalam, kupejamkan mata, ingin kutulis semua apa yang aku rasakan
semua tentang kamu sekarang sudah menjadi masa lalu ku, masa lalu yang akan terus kusimpan, kamu adalah masa lalu yang indah tapi juga masa lalu yang membuatku tertahan hingga saat ini..
"kamu" , sampai kapan km terus melekat, semua tentang kamu, tentang keluarga kamu, itu semua sangat berarti bagiku.. keluarga kamu pun segalanya bagiku..
keluarga ku dan keluargamu,, mereka begitu menyangi aku dan kamu,,
hanya tinggal komitmen yang seutuhnya untuk bisa menjalani dan tetap bertahan,, tapi...
yaaa....
kamu adalah apa yang selalu aku tulis, tapi aku adalah apa yang tak pernah km baca, mungkin itu bisa menjadi ungkapan atas apa yang aku rasakan saat ini..
3 tahun menjalani hari hari bersama, suka duka kenangan manis dan pembelajaran kita lalui bersama, tapi kini?? kau khianati aku, kamu khianati cinta yang tlah kuberikan padamuu...
kamu telah memilih orang lain untuk singgah dihatimu, sudah 3 bulan km bersamanya, kamu telah mendapatkan kembali cintamu, dan apa yang telah kita lalui bersama kamu melupakannya begitu saja, tak sedikitpun kau simpan kenangan manis itu, dan ntah kenapa setiap aku tau km sedang bersamanya aku merasa jatuh, aku merasa sedih.. Ya Allah, tolong buang jauh jauh apa yang kku rasa ini, ini begitu menyakitkann...
.......
apalah artinya diriku saat ini buatmu,
nothing, yaa,.. tak ada artinya sedikitpun..
bodohh, apa aku yang terlalu bodoh masih menunggumu dan berharap padamu..
banyak kesempatan dan cinta yang datang tapi aku menyia-nyiakan begitu saja hanya untuk kamu,, apakah dengan aku seperti itu aku termasuk orang yang merugi...
hampir 6 bulan sudah , dan saat ini kamu begitu sangat asing bagiku,, kamu seperti orang lain bagiku..
apakah sekedar berteman km juga merasa keberatan..?
aku tak pernah tau alasan mengapa kamu tinggalkan ku
sedih... hati ini begitu sedih..
ketika aku harus mengingat semuanya, ketika aku ingat kamu pergi begitu saja semau kamu...
dan ketika itu aku berfikir kamu sungguh tak perduli dengan perasaan ku
kamu berkata pada ku untuk mencari cinta yang lain, tau kah kamu , aku selalu bertahan untuk kamu dengan apa adanya aku, dengan semua kelebihan dan kekurangan yang ada didiri ku,,,
tapi kamu,, kamu telah menggoresakan luka dihati..
lelah.... hati ini lelah,,,
tetesan air mata ini menunujukkan betapa sedih nya aku...
aku tersiksa karena aku tak bisa lagi memilikimu..
aku selalu menjaga perasaan ini hanya untuk kamu
hingga suatu saat kamu kembali padaku...
tapiii...
kenyataan kini berkata lain
kamu semakin jauh
hingga aku merasa tak sanggup lagi untuk mencintaimu,
aku sudah kehilangan kamu, apakah aku juga harus kehilangan keluarga kamu ...